hmmm .........................
langit cerah hanya hari ini , tak ada angin tak ada hujan . baik-baik saja ...
Bulan November-Desember mulailah berganti menjadi musim hujan yang membuat rumah ku banjir , akhirnya mulailah berpetualang menjadi anak pulau, kesana kemari berlayar dengan sampan seadanya atau bisa dikatakan sampan darurat, gak capek jalan kaki . Cuma bermodal ban dalam mobil diatasnya diberi papan dan satu kayu panjang untuk pengganti pendayungnya . Aktivitas orang-orang tetap berjalanan seperti, anak-anak pergi sekolah yang dewasa bekerja dan ibu-ibu pergi ke warung untuk mulai memasak didapur. Tapi kami tetap semangat seperti biasanya ! ini hidup kami yang tiap akhir tahunnya akan berubah menjadi anak pulau :)
Bagai badai datang tiba-tiba di pagi buta, menghancurkan seluruh kehidupan. Membuat benteng pertahanan ku runtuh tiba-tiba setelah 2th ku pertahankan.
Sejak 2th lalu sudah ku bangun dinding pertahanan ku yang kokoh kawan dengan susah payah meniti jalan yang licin ini, menyusun kembali puing-puing hati yang hancur . Menghindar saat susah payah menahan air mata. menghalau saat kenangan tiba-tiba muncul .
Ku tau ini bukan salah mu, kita baru saja berteman tak tau yang ku alami ..
mungkin banyak anak yang mengalami , tapi aku tak sanggup menahan tangis saat 1 pertanyaan mu tentang PAPA .
Dug
Aku terdiam dalam hati ingin berkata PAPA ku sudah menghadap sang pencipta tapi apa daya mulut ku berat berkata. Menelan air mata , aku hanya bisa tersenyum setelah beberapa detik "PAPA udah gak ada "
Sejak 2th lalu sudah ku bangun dinding pertahanan ku yang kokoh kawan dengan susah payah meniti jalan yang licin ini, menyusun kembali puing-puing hati yang hancur . Menghindar saat susah payah menahan air mata. menghalau saat kenangan tiba-tiba muncul .
Ku tau ini bukan salah mu, kita baru saja berteman tak tau yang ku alami ..
mungkin banyak anak yang mengalami , tapi aku tak sanggup menahan tangis saat 1 pertanyaan mu tentang PAPA .
Dug
Aku terdiam dalam hati ingin berkata PAPA ku sudah menghadap sang pencipta tapi apa daya mulut ku berat berkata. Menelan air mata , aku hanya bisa tersenyum setelah beberapa detik "PAPA udah gak ada "
Langganan:
Postingan (Atom)